PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BERBASIS KEARIFAN LOKAL PAPUA
Isi Artikel Utama
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan modul pembelajaran Bahasa Inggris berbasis kearifan lokal Papua yang valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran di tingkat Sekolah Menengah Atas. Pengembangan dilakukan dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) menggunakan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi empat tahap, yaitu analisis kebutuhan, perancangan, validasi, dan uji coba terbatas. Modul dirancang dengan mengintegrasikan elemen budaya lokal Papua seperti cerita rakyat, tradisi adat, dan lagu daerah ke dalam materi pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Hasil validasi dari ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa modul ini sangat layak digunakan, dengan skor rata-rata kelayakan 3,65 (dari skala 4). Uji coba terbatas terhadap 25 siswa kelas XI menunjukkan adanya peningkatan signifikan hasil belajar siswa, dengan rata-rata skor post-test lebih tinggi dibanding pre-test (85,28 > 68,12; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa modul berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris melalui pendekatan yang kontekstual dan relevan secara budaya. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan modul serupa dalam pengembangan bahan ajar berbasis lokal di wilayah-wilayah lain di Indonesia.
##plugins.themes.bootstrap3.displayStats.downloads##
Rincian Artikel
Terbitan
Bagian
Cara Mengutip
Referensi
Anderson, R. C., & Pearson, P. D. (1984). A schema-theoretic view of basic processes in reading. Handbook of Reading Research, 1, 255–291.
Kemendikbudristek. (2022). Kurikulum Merdeka untuk SMA. Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Mahardika, I. G. N., Widiastuti, I. A. M. S., & Yasa, I. M. S. (2020). The use of local culture-based materials in teaching English for senior high school students. International Journal of Language Education, 4(3), 415–426. Retrived From https://doi.org/10.26858/ijole.v4i3.14792
Naibaho, L. (2021). Students’ character building through local wisdom-based English learning material. Asian EFL Journal, 28(4), 104–116.
Sagala, H. B., & Sihombing, P. (2019). Development of contextual-based English teaching material in vocational school. International Journal of Scientific and Research Publications, 9(5), 276–280. Retrived From https://doi.org/10.29322/IJSRP.9.05.2019. p8944
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/R&D). Bandung: Alfabeta.
Wonda, Y., & Sumule, A. (2021). Konteks pendidikan multikultural di Papua: Tantangan pengajaran bahasa Inggris di daerah pedalaman. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 21(1), 63–72. Retrived From https://doi.org/10.24036/JPBS.V21I1.198 0